Minggu, 23 Mei 2010

tempat pariwisata ancol



Minggu, 23 Mei 2010

*
* JOGJA
* BANTUL
* SLEMAN
* GUNUNG KIDUL
* KULON PROGO
* JAGAD
* NUSARAYA
* PIRANTI
* OLAHRAGA
* KELANGENAN
* HUMANIORA
* BISNIS KOTA
* IKLAN_BARIS

Objek wisata Ancol rawan kejahatan

Senin, 25 Januari 2010 08:21:50

KALIBAWANG: Warga di sekitar objek wisata Ancol jalur Jalan Wates Sentolo-Muntilan mengeluhkan keamanan. Di kawasan perbatasan Kulonprogo-Sleman-Magelang ini kerap terjadi perampokan. Sasaran yang sering dibidik penjahat adalah wisatawan. Margo (40), warga Banjaroyo, Kalibawang mengatakan salah satu peristiwa perampokan ini terjadi bulan ini, menimpa seorang wisatawan yang tengah menikmati suasana Ancol. Korban tak hanya dirampok Ponsel dan dompetnya juga dilukai dengan sabetan pisau.

“Sebenarnya tempat ini sangat disukai oleh remaja untuk jalan-jalan, tapi banyaknya penjahat yang berkeliaran membuat potensi wisata yang tengah menggeliat ini terancam tidak akan lagi dilirik wisatawan karena pengamanannya rendah,” tuturnya, Minggu (24/1). Warga masyarakat sebenarnya diuntungkan apabila tempat wisata menjadi ramai dikunjungi karena akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Oleh sebab itu warga mendesak adanya pengamanan di sekitar objek wisata tersebut.

Camat Kalibawang Rohaedi Gunung, tidak menampik bahwa di Ancol ini sering terjadi tindak kejahatan terhadap wisatawan yang berkunjung. Menurutnya aparat keamanan di Kalibawang sebenarnya sudah sering melakukan patroli di kawasan tersebut. “Aparat kemanan sebenarnya mempunyai jadwal patroli rutin ke kawasan tersebut. Namun kenyataan masih sering terjadi kejahatan yang menimpa wisatawan,” katanya. Menurut Gunung, penjahat beraksi ketika petugas patroli sudah meninggalkan lokasi.

Menurut keterangan warga, penjahat datang seperti wisatawan lainnya di Ancol, namun jika melihat sasaran dan kebetulan situasi sepi, mereka baru beraksi dengan cepat lalu kabur. Disinyalir para penjahat di Kalibawang yang sering menyatroni Ancol berasal dari luar Kulonprogo. Letak kawasan yang berada di daerah perbatasan yang berdekatan dengan wilayah Magelang dan Sleman itu memudahkan mobilisasi di tempat tersebut. Gunung menyebutkan Ancol memang menarik dan kenyataan banyak dikunjungi orang.

Kawasan tersebut dinilai potensial dibangun semacam kios-kios seperti warung makan, souvenir dan lainnya. Bahkan menurutnya Ancol layak dibangun waterboom. ”Lokasinya yang berada di pinggir Sungai Progo tepat dibuat wisata kuliner yang dipadu dengan agrowisata.

Bila perlu disini dibangun fasilitas agar selalu ada orang hingga malam hari. Jika ada banyak orang keamanan akan lebih terjamin,” katanya. Untuk mewujudkan fasilitas tersebut, instansi teknis seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kulonprogo dipandang perlu dapat mengambil peran lebih. Alasannya jika hanya mengandalkan pemerintah kecamatan Kalibawang kendalanya keterbatasan p

1 komentar: